Rabu, 14 September 2011

Kata Bijak : Cinta, Bahasa Tuhan


“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaknya berkata yang baik atau hendaknya dia diam…” (MUHAMMAD). Penggalan hadist inilah yang menjadi inspirasi untuk selalu memperbaiki diri, berbagi dan memotivasi. Meskipun sudah baca, namun bukan berarti saya sudah paripurna dalam mengamalkannya. Yang ada dan sering terjadi justru sebaliknya, semakin lupa dan semakin tidak teramalkan. Lisan sulit terkendali, entah tak terhitung lagi berapa hati manusia tersakiti, entah berapa bagian pahala yang minus karena membicarakan kejelekan orang lain, entah seberapa terancamnya diri ini  karena membicarakan hal yang tiada guna, ah, entah… Semoga berikut ini terabadikan sebagai prisai untuk menjaga kata, bahasa, sikap dan diri agar kelak mampu menggapai Cinta dariNYA. Amin. Selamat Membaca !

 


-Mulut yang kotor adalah corong dari hati yang kusam. -AM NUR SYAHID M-


-Apakah kita pantas mewarisi kata-kata kotor? Mengumpat dan memaki? -AM NUR SYAHID M-

-Berbahasa berarti mmberikan prubahan dn mencerahkan bukan hanya terhadap kata itu sendiri, tetapi juga kepada kehidupan. -AM NUR SYAHID M-

-Nama binatang dijadikan  penghinaan. Padahal, binatang ad/ makhluk yg bermartabat dlm dunianya sendiri.-AM NUR SYAHID M-

- makian kerap menunjuk-jelaskan tentang alat kelamin. Padahal alat kelamin itu sendiri memiliki martabatnya sendiri. -AM NUR SYAHID M

-Dengan , siapa pun menjadi mampu menghidangkan kelopak-kelopak jiwanya ke hadapan sesamanya. -AM NUR SYAHID M-

-Bahasa merupakan ‘alat vital’ manusia yang membedakan dirinya dengan makhluk Tuhan lainnya. -AM NUR SYAHID M-

-Orang tidak percaya Tuhan-pun ketika melepas prajuritnya ke medan perang, mereka berdoa mengucapkan Semoga kalian menang. -AM NUR SYAHID M

-Ketahuilah, Tuhan mau Anda menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun. -AM NUR SYAHID M-

-Tuhan selalu melihat keputusan Anda. Ia melihat pula tekad Anda. -AM NUR SYAHID M-

-Saat kita melakukan sesuatu, itulah juga saat bagi Tuhan u/ melakukan apa yang hambaNYa tidak dapat lakukan. -AM NUR SYAHID M-

-Ingatlah akan satu hal bahwa ap yang kita kerjakan di jalan Tuhan, Tidak pernah sia-sia dan akan selalu diingatNya. -AM NUR SYAHID M-

-Mncintai brarti brsedia tenggelam pd kdalaman dirinya, trmasuk berdamai dngn masa lalunya, mndukung pilihan masa depannya. -AM NUR SYAHID M-

-Terimalah dengan hati dan penerimaan pada kompleksitas dan kerumitan dirinya, pada kekurangan dan ketidaksempurnaannya. -AM NUR SYAHID M-


-Mungkin tak ada yang pantas kita pertahankan, bila pada akhirnyasetiap pilihan cuma mampu melemparkankita pada kebencian. -AM NUR SYAHID M-


-Hati kita tidak dirancang untuk marah, maka manjakan dia. -AM NUR SYAHID M-


-Mood jauh lebih mahal ketimbang marah murahan. - AM. NUR SYAHID M -


-Memilih, bertutur membahagiakan ketimbang tutur yg membahayakan. Tak bermakna kita tidak berani. AM NUR SYAHID M


-Manusia yang akrab dengan Yang Maha Penyayang, pasti penuh kasih sayang tutur perangainya. AM NUR SYAHID M

Sumber : Twitter @its_syahid. Silahkan di Follow

Tidak ada komentar: